LYMPHEDEMA, PASIEN DENGAN MASTEKTOMY HARUS TAHU

December 6, 2010 at 2:15 am Leave a comment

Lymphedema adalah suatu pembengkakan pada bagian tubuh yang terjadi akibat ketidaknornalan /gangguan aliran getah bening. Lymphedema iini sering terjadi pada pasien-pasien kanker payudara, terutama yang menjalani mastectomy disertai pengangkatan kelenjar getah bening disekitarnya, pasien yang mengalami radiasi di leher/ ketiak, atau pasien kanker payudara yang kambuh dengan metastase pada kelenjar getah bening di daerah leher atau ketiak.

Banyak ahli yang menekankan pada pasien-pasien ini agar berhati-hati pasca operasi agar tidak terjadi lymphedema, karena sekali penderita mengalami lymphedema, maka lymphedema ini akan sulit diobati bahkan bisa diderita selamanya.

Gejala pertama pada lymphedema adalah rasa tidak nyaman ketika berbaring ke arah lengan yang sama sisi dengan mastectomy, semakin lama rasa tidak nyaman ini semakin sering dan berubah menjadi pegal dan sakit. Lalu akan terlihat bagian lengan atas agak lebih besar bila dibandingkan dengan sisi yang normal, semakin lama bengkak ini akan semakin meluas kea rah lengan bawah hingga tangan.

Bila dibiarkan, keluhan akan semakin bertambah. Mulai dari rasa tidak nyaman, rasa pegal, kencang, rasa terbakar di daerah ketiak hingga rasa nyeri pada ketiak, nyeri pada lengan atas bahkan sampai lengan bawah dan tangan.

Sebenarnya, bila pasien sangat waspada, kemungkinan terjadinya lymphedema bisa dihindari, (kecuali tentunya bila penyebanya tidak bisa dihindari seperti radiasi atau metastase ke kelenjar getah bening). Hanya,karena pasien dengan khemoterapi sangat rentan untuk kemungkinan terjadinya lymphedema, maka tidak ada salahnya untuk menghinari hal-hal sebagai berikut:

–          Hindari tindakan-tindakan medis pada lengan yang satu sisi dengan mastectomy, misalnya : pengambilan darah, infuse, pengukuran tekanan darah, atau penyuntikan

–          Usahakan agar lengan yang satu sisi dengan mastectomy terhindar dari segala bentuk kecelakaan sekecil apapun, misalnya: teriris, tersiram air panas, usahakan untuk selalu memakai pelindung lengan (sarung tangan) misalnya bila memotong rumput atau memasak, bahkan ada literature yang menyebutkan untuk menghindari gigitan serangga. Karena, bila hal itu terjadi, akan memicu terjadinya penumpukan cairan di lengan tersebut.

Bila ternyata lymphedema tidak bisa dihindari, segera temui tenaga medis untuk mengambil langkah – langkah yang diperlukan, misalnya melakukan pemeriksaan apakah memang terjadi metastase atau hanya murni lymphedema. Karena bila ternyata berasal dari metastase, lymphedema ini biasanya berkurang setelah khemoterapi.

Lymphedema yang masih dini, lebih mudah ditangani untuk menghindari bertambahnya bengkak, misalnya dengan penggunaan stocking khusus lengan dan melakukan fisioterapi di klinik-kliik tertentu. Hanya, harus diingat, pada kasus-kasus lymphedema sebaiknya dihindari fisioterapi diatermi (pemanasan) karena itu akan menambah parah bengkak. Biasanya diberikan fisioterapi dengan jog (lengan dipompa berulang-ulang sedikit demi sedikit), atau mungkin dengan terapi exercise.

Terapi exercise ini bila sudah dipahami betul bisa dilakukan sendiri di rumah, dan ternyata cukup efektif. Anda bisa melihatnya sendiri dari youtube, dengan link:http://www.youtube.com/watch?v=Di5E_KXbAnU&feature=related

Demikian penjelasan singkat tentang lymphedema, atas pengalaman pribadi

Bagi teman yang ingin berbagi tentang lymphedema, silakan kunjungi Komunitas lympedema disini

Entry filed under: Breast Cancer with Me. Tags: , , , .

PESAN PENTING BAGI SESEORANG YANG TERDIAGNOSA KANKER LYMPHEDEMA & ME

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

Recent Posts

traffic feed


%d bloggers like this: