II. MENEMUKAN BENJOLAN PAYUDARA PERTAMA KALI

April 30, 2010 at 8:54 am Leave a comment

Kunjungan ke Dokter

Tindakan pertama seorang wanita bila mengetahui adanya suatu benjolan  di payudara untuk pertama kalinya, merasakan gejala atau perubahan pada mammogram adalah menemui dokter. Dokter akan mencari riwayat medis yang mencakup pertanyaan-pertanyaan mengenai gejala-gejala dan faktor – faktor yang mungkin berhubungan dengan resiko kanker payudara (misalnya riwayat keluarga dengan kanker). Pemeriksaan fisik oleh dokter mencakup pemeriksaan umum dan pemeriksaan payudara (palpasi). Dokter akan memeriksa:

  • Payudara, mencakup tekstur, ukuran, hubungan benjolan tersebut dengan kulit dan otot dada
  • Puting susu dan kulit payudara
  • Kelenjar limfe di bawah ketiak dan di atas tulang selangka
  • Organ lain untuk memeriksa penyebaran kanker payudara dan untuk mengevaluasi kondisi umum kesehatan pasien

Pemeriksaan lanjutan

Pada bagian ini akan dibahas mengenai pemeriksaan – pemeriksaan penunjang pada penyakit kanker payudara, yang diantaranya adalah:

  1. Breast imaging

Setelah melengkapi pemeriksaan fisik dan riwayat medis, dokter akan merekomendasikan test – test untuk melihat keadaan organ payudara, dimulai dengan mammogram (kecuali bila mammografi baru saja dilakukan).

USG payudara juga bisa dilakukan. USG ini digunakan untuk evaluasi lebih lanjut benjolan payudara atau untuk evaluasi dari mammogram.

Beberapa pasien menjalani prosedur MRI sebagai tambahan. Bagaimanapun, prosedur MRI tidak perlu dilakukan bila sudah ada standar mammografi dan USG. MRI ini tidak digunakan secara rutin untuk mendiagnosis kanker payudara dan juga MRI ini tidak diperlukan bila kanker payudara dapat dievaluasi secara adekuat dengan mammografi dan USG.

2. Biopsi Payudara

Bila pasien atau dokter menemukan benjolan pada payudara yang mencurigakan, maka pasien harus dibiopsi. Prosedur ini dilakukan dengan cara mengambil sampel jaringan untuk diperiksa di bawah mikroskop sehingga bisa terlihat ada sel kanker atau tidak pada benjolan tersebut.

Biopsi ini ada beberapa macam, diantaranya:

  • Needle biopsy (Biopsi jarum)

Pada prosedur ini, dokter akan mengambil bagian dari jaringan payudara dengan menggunakan jarum melalui kulit payudara. Pada kebanyakan kasus, Needle biopsy lebih dianjurkan daripada biopsy bedah sebagai langkah pertama dalam membuat diagnosis kanker. Dengan Needle biopsy, diagnosis akan lebih cepat serta ketidaknyamanan yang dirasakan pasien sangat minimal

  • Biopsi bedah

Pada biopsy bedah, seorang ahli bedah akan mengambil jaringan sedikit lebih besar dari benjolan yang dicurigai, jaringan diambil dengan menggunakan scalpel melalui kulit payudara. Kadang- kadang setelah biopsy jarum dilakukan, biopsy bedah masih diperlukan untuk mengambil semua atau sebagian benjolan yang dicurigai.

Pada umumnya, ahli bedah mengambil area yang dicurigai dan juga sebagian daerah sekeliling payudara tersebut yang merupakan jaringan normal (dinamakan margin).

3.  Pemeriksaan jaringan oleh ahli patologi

Setelah biopsy pada payudara, jaringan biopsy akan dikirim ke laboratorium patologi untuk diperiksa oleh seorang ahli patologi. Pemeriksaan ini dinamakan Pemeriksaan Patologi Anatomi (disingkat Pemeriksaan PA). Jaringan tersebut kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Proses ini memerlukan waktu beberapa hari. Selanjutnya dokter akan memberikan hasil pemeriksaan patologi kepada anda. Anda dapat menanyakan dan meminta penjelasan tentang hasil pemeriksaan patologi tersebut. Bila anda menginginkan, anda bisa meminta opini kedua (second opinion) dari patologi jaringan anda dengan meminta slide mikroskopik tersebut untuk dikonsultasikan dengan ahli patologi Kanker Payudara di laboratorium lain.

Sumber: Breast Cancer, Treatment Guidelines for Patients, American Cancer Society, National Comprehensive cancer Network, July 2007.

Selanjutnya, ikuti penjelasan mengenai Test Lain Setelah Kanker Terdiagnosa pada PEMERIKSAAN LANJUTAN PADA KANKER PAYUARA. Kunjungi Blog ini lagi yaaa… Bye-bye…!

Entry filed under: Panduan Kanker Payudara bagi Orang Awam. Tags: , , , , , , .

I. TIPE KANKER PAYUDARA Aku yang ceroboh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

Recent Posts

traffic feed


%d bloggers like this: