Tulisan Anakku Saat Kemo

Aku belajar sama bunda. padahal bundaku lagi sakit.
Kasian ya, aku sayang sama bunda dan aa juga sayang sama bunda dan papah juga sayang sama bunda.
Kasian bunda bolak-balik ke kamar mandi muntah terus.
Kasian banget ya, udah tangannya bengkak, pusing lagi.
Jadi enon harus bantuin bunda ya.
Bunda enon sayang banget sama bunda sama papah juga.
Ya Alloh, sembuhkanlah bunda. Sehatkanlah bunda, Jadikanlah enon aa anak yang soleh. Amin.
Enon mohon Ya Alloh, sembuhkanlah bunda, semoga di perjalanan bunda baik-baik saja dan aa juga besok di perjalanan juga lancar.
(Ceritanya waktu itu kita mau berlibur).

Amiiin… Ya Alloh, kabulkan do’a anak kecilku ini… anakku yang saaanggaaat kusayaaang….

March 21, 2011 at 11:07 am Leave a comment

My Pain

Today is the day 4 after I got my last chemo. Usually, I still feel weak, dizzy and nausea. But I only feel week right now. I could wake up in the morning, preparing everything, didn’t only lay down on my bed.
After my children and my husband went to their school and office, I could take a rest a little bit, then I feel pain again on my arm and my chest due to lymphedema. The pain was so… awful. I only could be grimace, till cry in pain alone. Although I had some medicine to reduce the pain, I feel reluctant to take it, because the medicine didn’t give a meaningful advantage. Soon, I had just remembered my God. The One who have powerful for everything, The One who created me. I said,’Oh Good, Iwas only Your creature, You are my Creator and I was in Your decision, please.. help me… I was in pain.. only You , The All merciful Lord.’ Then amazingly, I could sleep for a while.
Then, at midday, I still felt the pain. The pain was uncomfortable. But, when my daughter come back, hug me and smiled, my pain reliefed a little. And I feel pain again… feel pain again…feel pain again. I must be strong! I must be strong! I believe my difficult time will pass by not long afterward. Pray and believe that Allah will fulfill His creatur’s pray, that Allah will give me the health, as healthy as previous time. Amin.
Btw, by writing this on my blog, at least my pain had lessened. Cheer…!

March 18, 2011 at 1:00 am Leave a comment

LYMPHEDEMA & ME

LYMPHEDEMA & ME
Aku tetap berusaha memperlakukan lengan kananku sesuai anjuran-anjuran untuk menghindari lymphedema. Tapi kadang aku lupa… secara tidak sadar lengan kananku ikut membantu lengan kiri untuk mengangkat barang lebih dari 3 kilogram. Terakhir, aku lupa waktu akan dilakukan imunisasi influenza menjelang keberangkatan haji, disuntik di lengan kanan. Sudah terlanjur, mmungkin itulah pencetus lymphedema yang sekarang kurasakan.
Awalnya, aku merasa tidak nyaman bila berbaring miring kearah kanan. Rasanya agak pegal setelah miring agak lama. Ketika bercermin, kulihat lengan atas kanan agak lebih besar dari lengan kiri, kupikir itu karena lengan kananku menjadi lebih ‘berotot’, karena harus bekerja lebih keras setelah otot di bagian dada diambil saat operasi.
Ternyata tidak, itulah awal lymphedema. Makin lama makin kurasakan bengkak bertambah, dan rasa pegal. Setelah tiga bulan, bengkak itu makin terasa nyata. Aku kontrol ke bagian Rehabilitasi medic RS Santo Yusuf, disana aku diberi fisioterapi dengan sinar infra merah dan getaran. Dua atau tiga kali aku kontrol, kelihatannya tidak ada perubahan.
Suatu pagi aku meraba adanya benjolan di leherku. Setelah biopsy, ternyata betul, metastase dari kanker yang dulu. Adanya pembesaran kelenjar ini menambah efek lymphedema, karena kelenjar ini merupakan pool dari saluran-saluran lymphe yang ada. Seharusnya aku langsung khemo, karena bentrok dengan keberangkatanku ke tanah suci, khemo kutunda dan aku diradiasi. Dan… radiasi itu memperparah lymphedem-ku. Karena dengan radiasi, pembuluh-pembuluh lymph akan ikut rusak sehingga cairan lymph akan keluar dari salurannya seperti pada selang yang bocor.
Untuk menangani lymphedema ini, kupikir coba ke bagian RM-nya RSHS, karena RSHS selain pusat rujukan, juga pusat pendidikan. Kebetulan disana ada temanku menjadi dokter konsultan. Konsultasi berlangsung santai. Baru kuketahui bahwa pada kasus kanker dan lymphedema tidak dianjurkan untuk fisioterapi dengan pemanasan seperti yang dilakukan di RS Santo Yusuf (dan memang, waktu di Santo Yusuf aku tidak bertemu dengan dokter, disana hanya ditangani oleh perawat, yang hanya melakukan fisioterapi tanpa melihat riwayat penyakit pasien). Yah.. sudah terlanjur lagi.
Di RSHS, aku mendapatkan fisioterapi dengan memasukkan lengan ke dalam suatu kantung, lalu kantung itu mengembang seperti balon secara bertahap, lama-lama dinaikkan tekanannya sehingga menekan bagian lengan yang bengkak. Setelah itu asisten dokter memanduku melakukan exercise peregangan (karena akhir-akhir ini pergerakan lengan kananku memang menjadi terbatas, dan terasa sakit bila dipaksa digerakkan atau diangkat ke atas. Yah… kali ini agak dipaksa diangkat dan digerakkan sampai batas sakit itu, dan katanya di rumah juga harus digerakkan berulang-ulang. Selain itu, diusahakan bagian yang bengkak itu dimassage secara perlahan untuk memecah kolagen yang terbentuk. Akhirnya, kuputuskan sebaiknya fisioterapi di rumah aja deh. Dari dokter di RSHS juga aku mendapatkan chanel untuk membeli stoking untuk membantu agar bengkaknya bisa dikontrol. Oke deh, sejak saat itu aku pakai stoking dari bawah bahu sampai punggung tangan. Alhamdulillah membantu.
Rasa sakit masih kurasakan, bila tak tahan, aku minum obat penahan rasa sakit, parasetamol dan antalgin nggak mempan, ketoprofen… lumayan. Kebetulan ada temanku seorang ahli neurologi, beliau menganjurkan minum obat gabapentin, sejenis obat neuropatik. Kupikir, betul juga, aku pernah baca bahwa dalam kanker rasa nyeri terjadi akibat penekanan sel tumor pada syaraf, sedangkan pada lymphedema, rasa nyeri juga terjadi karena kumpulan cairan yang membuat bengkak itu menimbulkan penekanan pada syaraf. Kucoba deh, ternyata responnya baik, aku bisa tidur… kuminum 2x sehari, lama-lama 1x sehari, dan sekarang kuminum bila sakit saja. Tapi, dari efek obatnya, gabapentin ini tidak dianjurkan untuk pasien yang mengalami gangguan ginjal. Sayangnya lagi… obat ini harganya 8000/ kapsul. Lumayan mahal lah… buatku… hehe….
Karena setelah tanya sana-sini, browsing sana-sini, belum ada terapi yang spesifik untuk menyembuhkannya… akhirnya, aku harus ikhlas dan sabar deh menerima bahwa lengan kananku akan bengkak entah sampai kapan. Ada sih, penanganan yang spesifik di luar negri sana… (katanya) yaitu dengan cara membuat shunt (penghubung) antara saluran lymph dan pembuluh vena. Hiii… dengernya aja ngeri… operasi jenis apa lagi…? Nggak deh… sabar… sabaaaarr…

Terakhir aku dapet kabar dari prof yang menanganiku, katanya ada juga sih lymphedema yang sembuh… asal rajin fisioterapi di klinik khusus lynphedema… cuma, klinik itu sekarang udah nggak ada… Tapi denger kata sembuh jadi semangat lagi nih… cuma, klinik nya sendiri dimana ya…?

March 10, 2011 at 8:49 am Leave a comment

LYMPHEDEMA, PASIEN DENGAN MASTEKTOMY HARUS TAHU

Lymphedema adalah suatu pembengkakan pada bagian tubuh yang terjadi akibat ketidaknornalan /gangguan aliran getah bening. Lymphedema iini sering terjadi pada pasien-pasien kanker payudara, terutama yang menjalani mastectomy disertai pengangkatan kelenjar getah bening disekitarnya, pasien yang mengalami radiasi di leher/ ketiak, atau pasien kanker payudara yang kambuh dengan metastase pada kelenjar getah bening di daerah leher atau ketiak.

Banyak ahli yang menekankan pada pasien-pasien ini agar berhati-hati pasca operasi agar tidak terjadi lymphedema, karena sekali penderita mengalami lymphedema, maka lymphedema ini akan sulit diobati bahkan bisa diderita selamanya.

Gejala pertama pada lymphedema adalah rasa tidak nyaman ketika berbaring ke arah lengan yang sama sisi dengan mastectomy, semakin lama rasa tidak nyaman ini semakin sering dan berubah menjadi pegal dan sakit. Lalu akan terlihat bagian lengan atas agak lebih besar bila dibandingkan dengan sisi yang normal, semakin lama bengkak ini akan semakin meluas kea rah lengan bawah hingga tangan.

Bila dibiarkan, keluhan akan semakin bertambah. Mulai dari rasa tidak nyaman, rasa pegal, kencang, rasa terbakar di daerah ketiak hingga rasa nyeri pada ketiak, nyeri pada lengan atas bahkan sampai lengan bawah dan tangan.

Sebenarnya, bila pasien sangat waspada, kemungkinan terjadinya lymphedema bisa dihindari, (kecuali tentunya bila penyebanya tidak bisa dihindari seperti radiasi atau metastase ke kelenjar getah bening). Hanya,karena pasien dengan khemoterapi sangat rentan untuk kemungkinan terjadinya lymphedema, maka tidak ada salahnya untuk menghinari hal-hal sebagai berikut:

–          Hindari tindakan-tindakan medis pada lengan yang satu sisi dengan mastectomy, misalnya : pengambilan darah, infuse, pengukuran tekanan darah, atau penyuntikan

–          Usahakan agar lengan yang satu sisi dengan mastectomy terhindar dari segala bentuk kecelakaan sekecil apapun, misalnya: teriris, tersiram air panas, usahakan untuk selalu memakai pelindung lengan (sarung tangan) misalnya bila memotong rumput atau memasak, bahkan ada literature yang menyebutkan untuk menghindari gigitan serangga. Karena, bila hal itu terjadi, akan memicu terjadinya penumpukan cairan di lengan tersebut.

Bila ternyata lymphedema tidak bisa dihindari, segera temui tenaga medis untuk mengambil langkah – langkah yang diperlukan, misalnya melakukan pemeriksaan apakah memang terjadi metastase atau hanya murni lymphedema. Karena bila ternyata berasal dari metastase, lymphedema ini biasanya berkurang setelah khemoterapi.

Lymphedema yang masih dini, lebih mudah ditangani untuk menghindari bertambahnya bengkak, misalnya dengan penggunaan stocking khusus lengan dan melakukan fisioterapi di klinik-kliik tertentu. Hanya, harus diingat, pada kasus-kasus lymphedema sebaiknya dihindari fisioterapi diatermi (pemanasan) karena itu akan menambah parah bengkak. Biasanya diberikan fisioterapi dengan jog (lengan dipompa berulang-ulang sedikit demi sedikit), atau mungkin dengan terapi exercise.

Terapi exercise ini bila sudah dipahami betul bisa dilakukan sendiri di rumah, dan ternyata cukup efektif. Anda bisa melihatnya sendiri dari youtube, dengan link:http://www.youtube.com/watch?v=Di5E_KXbAnU&feature=related

Demikian penjelasan singkat tentang lymphedema, atas pengalaman pribadi

Bagi teman yang ingin berbagi tentang lymphedema, silakan kunjungi Komunitas lympedema disini

December 6, 2010 at 2:15 am Leave a comment

PESAN PENTING BAGI SESEORANG YANG TERDIAGNOSA KANKER

Kanker? Mendengarnya saja membuat bulu kuduk merinding, jantung berdebar, yang teringat kanker adalah suatu penyakit yang mematikan atau bila kita mendengar seseorang menderita kanker, (more…)

May 28, 2010 at 10:43 am 6 comments

MENJALANI KHEMOTERAPI DAN TIPS KHEMOTERAPI

Surat rujukan dari Prof kusampaikan kepada seorang ahli hematologi yang kebetulan adalah teman sejawat suamiku satu instansi. Setelah beliau menyimak kasusku dan mempelajari semua hasil pemeriksaan penunjangku, beliau memutuskan bahwa aku harus menjalani khemoterapi sebanyak   enam (more…)

May 15, 2010 at 7:51 am 8 comments

IV. GRADE DAN STADIUM KANKER PAYUDARA

GRADE

Seorang ahli patologi akan melihat sel-sel kanker di bawah mikroskop dan menentukan seberapa jauh sel-sel tersebut masih terlihat seperti sel normal. Hal ini dinamakan Grade tumor. Sel-sel kanker yang terlihat mirip sekali dengan jaringan payudara normal, memiliki angka grade yang rendah dan cenderung tumbuh serta menyebar lebih lambat. Secara umum, grade yang rendah mengindikasikan kemungkinan kecil untuk menyebar, dan sebaliknya dengan suatu kanker dengan angka grade yang tinggi. (more…)

May 12, 2010 at 6:59 pm 10 comments

Older Posts


Categories

Recent Posts

traffic feed